Hari Senin tanggal 9 Oktober, saya bersiap untuk berangkat ke acara jobfair di Universitas Maranatha (disingkat Marnat). Sekitar pukul 7.30 saya berangkat bareng papa saya dan memutuskan untuk lewat jalan tol karena lokasi kampus Marnat yang tidak jauh dari gerbang tol Pasteur. Saya terlambat tahu bahwa di depan gerbang tol Pasteur sedang ada perbaikan saluran air. Alhasil saya dan Papa harus antri sejak 1 kilometer sebelum keluar gerbang tol. Hehe. Awalnya pilih lewat tol supaya cepat sampai, eh, malah kena macet sampai 1 jam lebih.
Tidak lama setelah lolos dari gerbang tol, akhirnya saya sampai di Marnat sekitar pukul 8.50. Saya sih merasa tenang-tenang saja, karena menurut info, jobfair akan mulai pukul 9. Karena saya gak tahu gedung B Marnat itu yang mana dan dari gerbang depan gak terlihat spanduk ataupun apapun tentang jobfair, saya tanya ke satpam yang ada di situ, di mana letak gedung B. Ternyata gedungnya ada di area belakang, saya pun langsung menuju ke sana.
Menurut poster yang saya lihat di instagram, jobfairnya diadakan di lantai 1 gedung B. Di bayangan saya, di depan gedung B sudah ramai orang mengantre untuk masuk. Nyatanya waktu sampai di gedung B, yang saya lihat pertama kali adalah…. ruangan berantakan yang isinya cuma partisi-partisi stand… Hmm.. saya jadi bingung. Terus gak tahu kenapa saya mikir, mungkin ini bukan lantai 1 kali ya? Kan kalau di mall-mall biasanya lantai yang sejajar tanah namanya ground floor? Di atasnya ada upper ground floor dan atasnya lagi barulah 1st floor. Berbekal pikiran naif itu saya masuk lift dan melihat tombol-tombol lantainya. Ternyata, lantai dasar tadi benar lantai 1…
Waktu naik lift ada mahasiswa sana yang berbarengan di lift sama saya. Dia turun di lantai 3. Saya pun pura-pura belum sampai di lantai tujuan. Saat dia keluar, saya langsung pencet tombol tutup dan tombol lantai 1 lagi >.<
Masih dalam kondisi sok tahu, saya gusar sendiri. Loh, katanya mulai pukul 9? Kok sudah pukul 9 lebih, ruangannya masih jauh dari siap? Lagi-lagi dengan naifnya saya berpikir panitia acara jobfair itu tidak profesional karena acara terlambat mulai.
Dalam keadaan yang masih juga belum sadar dan sok tahu, saya memutuskan untuk beli minum dan menunggu di minimarket. Untung di depan minimarket ada tempat duduk, saya memutuskan menunggu di situ sampai pukul 10. Berharap saat itu jobfairnya sudah mulai. Namun ternyata kondisi tempat duduk depan minimarket itu tidak kondusif karena ada yang merokok di kursi sebelah T_T
Belum juga pukul 10, saya akhirnya balik lagi ke gedung B Marnat karena bingung harus nunggu di mana. Waktu lihat ruangan yang tadi, benar saja, ruangannya masih jauh dari siap. Maka kali ini saya langsung tanya ke satpam di depan gedung B.
Saya: Pak jobfairnya di sini?
Satpam: Iya mbak, besok jam 9
Saya: Oh. Kalau yang hari ini?
Satpam: Hari ini cuma loading barang aja, mbak
Sejenak hening
.
.
.
Lalu saya pergi sambil bengong
.
.
.
.
.
Sesaat kemudian barulah saya baru sadar kalau saya salah lihat tanggal acaranya………………
.
.
.
.
.
Jadi ternyata………………………………………………
Jadwal acaranya tuh tanggal 10 dan 11 Oktober yaitu hari Selasa dan Rabu. Setelah lihat daftar perusahaan, sayapun berencana untuk datang di hari pertama yaitu tanggal 10 (hari selasa). Langsunglah saya tandai di schedule board untuk pergi tanggal 10. Beberapa saat kemudian, lihat berita di twitter kalau angkot mau mogok lagi. Gak tanggung-tanggung, mogoknya empat hari dari tanggal 10 sampai 13 Oktober. Terus saya lihat schedule board lagi… Hmm…. Nanti bagaimana saya pulang dari Maranatha… Saya suka malas naik ojol…. Terus entah kenapa saya sok inget kalau jobfair-nya itu tanggal 9-10. Sepertinya sih karena memang ada angka 9 di posternya (yg ternyata menunjukkan pukul 9 AM). Yaudah saat itulah dengan mantapnya saya ganti rencana, saya ganti tulisan di schedule board saya yang tadinya jobfair tanggal 10 jadi tanggal 9, tanpa saya cek lagi posternya.
Duh.
Duh.
Unforgettable experience..hehe
ReplyDelete